Posts

Syarat sah wudhu dan mandi_seri 20 Mushannif rahimahullahu berkata,  :شروطُ الوضوءِ والغُسل  الإسلام والتمييز والنقاء من الحيض والنفاس وعمّا يمنعُ وصولَ الماءِ إلى البشرة والعلم بفرضيّته وأن لا يعتقدَ فرضًا من فروضِه سنّة والماءُ الطهورُ وإزالةُ النجاسةِ العينيةِ وأن لا يكونَ على العُضو ما يغيّر الماءَ وأن لا يُعلّقَ نيّتَه وأن يجري الماء على العضو ودخول الوقت لدائم الحدث والموالاة. "Syarat wudhu dan mandi yaitu islam, tamyiz, suci dari haid dan nifas, terbebas dari sesuatu yg bisa menghalangi sampainya air pada kulit, mengetahui akan wajibnya wudhu dan mandi, tidak meyakini salah satu fardhu sebagai sunnah, air yang suci dan mensucikan, menghilangkan najis 'ainiyyah, tidak ada sesuatu pada anggota badan yang bisa merubah air, tidak menggantung niat, mengalirnya air pada anggota (wudhu atau mandi), sudah masuk waktu dan berturut-turut khusus bagi orang yang berhadas terus menerus" Penjelasan singkat Penulis rahimahullahu menyebutkan syarat sah wudhu dan tay...
Hal-hal yang dimakruhkan dalam wudhu_seri 19 Mushannif rahimahullahu berkata, يكره الإسرافُ في الصبّ فيه وتركُ تخليلِ اللحية الكثّة و تخليلُ الحيةِ الكثّة للمحرم والزيادة على الثلاث والاستعانة بمن يغسل أعضاء ه إلّا لعذر. Dimakruhkan dalam wudhu berlebihan ketika menuangkan air, tidak menyela-nyelai jenggot yang tebal, menyela-nyelai jenggot tebal bagi orang yang sedang ihram, membasuh lebih dari tiga kali dan meminta bantuan orang lain untuk membasuh anggota wudhu. Penjelasan singkat Diantara hal-hal yang dimakruhkan saat wudhu : 1. Berlebihan dalam menggunakan air walaupun di pinggir sungai. Hukum makruh ini berlaku jika air milik sendiri atau mubah. Adapun jika air yang digunakan air wakaf, hukumnya menjadi haram. 2. Tidak menyela-nyelai jenggot yang tebal bagi yang tidak ihram. Demikian juga cambang. 3. Menyela-nyelai jenggot yang tebal bagi yang ihram agar rambut tidak berjatuhan menurut pendapat Ar-Romli. Adapun menurut Ibnu Hajar Al-Haitami, tetap disunnahkan wala...
Sunnah-sunnah wudhu_bagian akhir (18 ) Mushannif rahimahullahu berkata, وسننه.... و دلك العضو ومسح المأقين  و استقبال القبلة و وضع الإناء عن يمينه إن كان واسعا، وألّا ينقص ماؤه عن مدّ، و ألّا يتكلّم في جميع وضوئه إلّا لمصلحة ، ألّا يلطم وجهه بالماء ، وألّا يمسح الرّقبة و أن يقول بعده : ( أشهد أن لا إله إلّا الله وحده لا شريك له وأشهد أنّ محمّدا عبده ورسوله ، اللّهمّ اجعلني من التوّابين واجعلني من المتطهّرين سبحنك اللّهمّ وبحمدك أشهد أن لا إله إلّا أنت أستغفرك وأتوب إليك ) ولا بأس بالدعاء عند الأعضاء. "Sunnah-sunnah wudhu...menggosok anggota wudhu dan mengusap ujung mata, menghadap kiblat, meletakkan wadah di sisi kanan jika wadahnya besar, air tidak kurang dari satu mud, tidak berbicara saat wudhu kecuali jika ada maslahat, tidak u memukulkan ke wajah dengan air, tidak mengusap leher, membaca do'a setelah wudhu dan tidak mengapa jika berdo'a saat membasuh anggota wudhu." Penjelasan singkat Diantara sunnah-sunnah wudhu yang lain adalah : 19. Menggosok ( m...
Sunnah-sunnah wudhu_bagian_3 ( 17 ) Mushannif rahimahullahu berkata, وسننه... والتتابع والتيامن وإطالة غرّته وتحجيله وترك الاستعانة بالصب إلّا لعذر والنفض والتنشيف بثوب وتحريك الخاتم والبداءة بأعلى الوجه وفي اليد والرجل بالأصابع وإن صبّ عليه غيره بدأ بالمرفق والكعب. "Diantara sunnah-sunnah wudhu adalah tatabu' atau muwalah, mendahulukan anggota wudhu yang kanan, memanjangkan ghurroh ( melebihkan basuhan wajah dari sekedar yang wajib ), memanjangkan tahjil ( melebihkan basuhan tangan dan kaki dari sekedar yang wajib ), tidak meminta bantuan orang lain menuangkan air wudhu kecuali ada udzur, tidak mengibaskan anggota wudhu, tidak mengusapkan kain ke anggota wudhu, menggerak-gerakan cincin, memulai basuhan dari bagian atas wajah dan memulai basuhan dari jari-jari untuk basuhan tangan dan kaki, namun jika orang lain yang menuangkan airnya, maka memulai dari siku dan mata kaki". Penjelasan singkat  Diantara sunnah- sunnah wudhu adalah : 1⃣1⃣Tatabu' atau muwala...
Sunnah-sunnah wudhu_bagian_kedua (16 ) Mushannif berkata,  : وسننه ....السواك ، ثمّ التسميّة وتثليث كلّ ٍ من الغسل والمسح والتخليل ويأخذ الشاكّ باليقين. ومسح جميع الرأس ، فإن لم يرد نزع ما على رأسه ، مسح جزءا من الرأس ثمّ تمّمه على الساتر ثلاثا. ثمّ مسح الأذنين ظاهرهما وباطنهما بماء جديد وصماخيه بماء جديد وتخليل أصابع اليدين بالتشبيك ، وأصابع الرجلين بخنصر اليد اليسرى من أسفل خنصر اليمنى إلى خنصر اليسرى Diantara sunnah-sunnah wudhu adalah melakukan basuhan, usapan dan menyela nyela tiga kali, orang yang ragu-ragu memilih yang yakin diantara dua hal. Termasuk sunnah wudhu adalah mengusap seluruh kepala. Jika tidak mau melepaskan sesuatu yang menutupi kepala, maka mengusap sebagian dari kepala kemudian menyempurnakan usapan pada penutup kepala tiga kali. Sunnah wudhu yang lain yaitu mengusap dua telinga baik itu bagian luar ataupun dalamnya dengan air baru ( bukan bekas air yang digunakan mengusap kepala ) dan juga mengusap dua lubang telinga dengan air bar...
Sunnah-sunnah wudhu_bagian_1 (15) Mushannif rahimahullahu berkata, وسننه : السواك، ثمّ التسمية مقرونة بالنية مع أوّل غسل الكفين، والتلفظ بالنية واستصحابها، فإن ترك التسمية في أوّله ولو عمدا أتى بها قبل فراغه، فيقول بسم الله أوَّله وآخره كما في الأكل والشرب، ثمّ غسل الكفين ، فإن لم يتيقن طهرهما كره غمسهما في الماء القليل ومائع قبل غسلهما ثلاث مرّات ثمّ المضمضة ثمّ الاستنشاق، والأفضل الجمع بثلاث غرفاتيتمضمض من كلّ غرفة ثمّ يستنشق بباقيها والمبالغة فيهما لغير الصائم Sunnah-sunnah wudhu antara lain : Siwak, membaca basmalah bebarengan dengan niat saat awal kali mencuci kedua telapak tangan, melafalkan niat dan menjaganya agar selalu ada. Jika tidak membaca basmalah di awal waktu walaupun sengaja, maka dibaca sebelum wudhunya selesai dengan mengucapkan "Bismillahi awwalihi wa akhiri" sebagaimana ketika lupa saat akan makan dan minum. Sunnah berikutnya adalah mencuci kedua telapak tangan. Jika tidak yakin akan kesucian kedua telapak tangannya, makruh mencelupkannya dalam air...
Fardhu wudhu_bagian 3_habis (14) Mushonnif rahimahullah berkata, فروض الوضوء ستة... الرابع : مسح شيء مِن بشرة الرأس أو شعره في حدّه الخامس : غسل الرجلين مع الكعبين وشقوقهما السادس : الترتيب.  فلو غطس صحّ وضوءه وإن لم يمكث ، وتجب الموالات في ضوء دائم الحدث واستصحاب النية حكما. Fardhu wudhu yang keempat adalah mengusap sebagian kulit atau rambut kepala yang masih dalam batas kepala. Fardhu wudhu yang kelima adalah membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki dan pecahan-pecahan yang ada pada kaki. Fardhu wudhu yang keenam adalah urut. Seandainya seseorang mencelupkan dirinya ke dalam air, wudhunya sah walaupun tidak bertahan beberapa saat dalam air. Orang yang punya hadas terus menerus tanpa henti, wajib untuk muwalah dalam wudhu. Wajib mempertahankan niat selama wudhu secara hukum. Penjelasan singkat : Fardhu wudhu yang ke empat adalah mengusap sebagian kepala, baik yang diusap itu kulit kepala atau rambut kepala. Sah mengusap sebagian rambut kepala itu jika rambut te...